24 September 2021
Berita

PKB Kota Semarang Ziarahi Makam Ketua Dewan Syuro Pertama

SEMARANG (FORUMWARGA.ID) – Di awal Ramadhan tahun ini Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Semarang langsung tancap gas mengadakan kegiatan-kegiatan syi’ar Islam. Kamis, (16/4/2021) rombongan DPC PKB yang dipimpin ketuanya, M Mahsun didampingi Sekretaris Juan Rama dan beberapa jajaran pengurus ziarah di makam Ketua Dewan Syuro Pertama DPC PKB Kota Semarang, yaitu KH Achmad Abdullah.

Kyai Achmad adalah adalah Tokoh NU Kota Semarang yang memberikan tanah wakaf untuk Kantor PCNU di Jl Jenderal Sudriman Semarang. Menjadi ketua Dewan Syuro PKB Kota Semarang di masa awal pendirian, yaitu tahun 1998 hingga 2002. Silsilah Lengkapnya dalah Achmad bin Abdullah bin Salim.

Ziarah diawali membaca tahlil yang dipimpin Ustadz Syamsu Dhuha dan diakhiri doa oleh M Mahsun. Makam yang diziarahi adalah komplek makam keluarga ulama Kauman Semarang.

Di lokasi tersebut dimakamkan pula Ketua Dewans Syuro DPC PKB ketiga, yaitu KH Muhammad Azim Wasi’. Kyai Azim wafat pada 24 Oktober 2020. Beliau adalah keponakan dari KH Achmad Abdullah.

Terdapat pula makam KH Turmudzi Taslim al hafidz dan ulama beperngaruh di Semarang pada zaman masing-masing.

Ketua DPC PKB Kota Semarang Mahsun menerangkan, kegiatan syiar Islam seperti ziarah sudah rutin dilakukan DPC PKB Kota Semarang karena dan menjadi jati diri partai. Hal itu karena PKB adalah partai milik NU, sehingga harus “menyapa” anggotanya baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat.

“Ziarah ini adalah jati diri kami. Dan ini merupakan satu-satunya partai politik yang mengurus anggotanya baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal dunia,” ujar Mahsun usai ziarah.

Mahsun berharap dengan menjalankan secara konsisten amalan-amalan NU seperti ziarah kubur ini bisa mengambil pelajaran untuk menghargai jasa jasa para pendahulu khususnya yang telah berjuang membesarkan PKB Kota Semarang.

Dia sebutkan, kegiatan untuk mendoakan seluruh kader partai di semua tingkatan sudah dilakukan sebelum Ramadhan tiba. Yaitu para pengurus tingkat kecamatan (Dewan Pengurus Anak Cabang; DPAC) maupun tingkat kelurahan (Dewan Pengurut Ranting: DPRt) telah bersama-sama menggelar acara Doa Arwah Jama’. Yaitu untuk mendoakan secara serentak para kader yang telah meninggal dunia. Serta para orang tua dan leluhur yang telah tiada.
Nur Muktiadi

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *