1 Agustus 2021
Berita

Berkelit dari Pandemi, PT Newgraha Sang Juara Siap Go Public

SEMARANG (FORUMWARGA.ID) – Di tengah lesunya iklim bisnis terutama dunia properti saat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), PT Newgraha Sang Juara justru tengah membuat ancang-ancang untuk go public. Bila itu terwujud, maka akan menjadi perusahaan properti pertama di Kota Semarang yang melakukannya.

”Kami targetkan tahun depan sudah bisa terwujud, dan saat ini masih mempersiapkan segala sesuatunya agar bisa memenuhi persyaratan sebagai perusahaan go public,” ujar Chief Executif Officer (CEO) PT Newgraha Sang Juara, Siswo Nugroho, dalam jumpa pers di Warung Kaligarong Jalan DI Panjahitan atau Kampung Kali Semarang, Senin (21/09/2020).

Siswo mengakui, perusahaan yang dipimpinnya sempat pula terdampak pandemi, bahkan sempat merumahkan 18 karyawannya. Namun dengan kiat-kiat bisnis yang jitu, akhirnya perusahaan cepat bangkit bahkan belum lama ini — masih di masa pandemi — merekrut 30 karyawan.

”Sebagian besar dari mereka adalah anak-anak muda yang enerjik, punya wawasan jauh ke depan dan mempunyai ide-ide kreatif. Sementara yang senior kita tempatkan sebagai guru, untuk memberikan pertimbangan-pertimbangan dalam berjalannya roda perusahaan,” tandasnya.

Keberhasilan mencolok dari pria kelahiran Cilacap ini dalam memimpin perusahaannya adalah kesuksesan memasarkan proyek properti di masa pandemi, yaitu Sky Mansion dengan harga minimal Rp 500 juta untuk kalangan menengah ke atas, kemudian Rumina dengan harga di bawah Rp 300 juta di Cilacap dan Ungaran.

”Di Ungaran ada 80 unit yang sudah laku keras karena harganya Rp 200 juta sampai Rp 300 juta. Istilah kami komersial murmer alias murah meriah. Jadi pada masa pandemi ini kalau kita jeli, maka kita akan mendapatkan fakta bahwa masyarakat terutama keluarga muda yang belum memiliki rumah, mereka akan berusaha mendapatkan rumah, kendati harus menurunkan grade. Semula dipersiapkan untuk yang harga Rp 500 jutaan, dengan adanya pandemi turun menjadi yang harga di bawah Rp 300 juta,” papar Siswo.

Taktik bisnis semacam itu ternyata cukup jitu. Sales and Marketing Manajer, Artika Agustine, SE MM mengungkapkan, pada masa pandemi ini pihaknya justru mampu menjual tiga unit secara cash. ”Hal ini tak lepas dari strategi full power digital marketing saat harus bekerja di rumah,” terangnya.

Selain itu, lanjut Artika, dalam pemasaran pihaknya juga menjalin kerjasama dengan sejumlah institusi seperti Polines, Unnes dan sebagainya. ”Dengan menawarkan diskon, membuat masyarakat tertarik. Bahkan di Cilacap yang bersubsidi sudah sold out (terjual semua, red),” ujarnya.

Artika menambahkan, selain bergerak di bidang properti, Newgraha juga menggeluti bisnis teknologi informasi dengan nama Borobudur. Perusahaan ini menjual jasa IT seperti pembuatan aplikasi untuk sejumlah organisasi kemasyarakatan.

”Dalam waktu dekat kami akan melaunching aplikasi zakat bernama en-U yang merupakan kerjasama dengan Lazisnu Jateng, yang nantinya akan jadi pilot project Lazisnu nasional. Aplikasi tersebut berkaitan dengan zakat, infak, sedekah dan wakaf. Dalam jangka pendek, akan disalurkan ke pembangunan Pondok Pesantren di Gunungpati, dan pembangunan rumah sakit NU,” tuturnya.

Sementara itu Konsultan Hukum PT Newgraha Sang Juara Corporation, Antoni Yudha Timur mengungkapkan, kata-kata ‘Sang Juara’ dalam nama perusahaan merupakan suatu doa. ”Ketika pandemi membuat perusahaan lain bertumbangan. Goncangan luar biasa. Investor kabur, konsumen nggak bisa setor dan sejumlah permasalahan lain, Newgraha justru mampu bangkit yang menunjukkan doa kita terkabul,” tutur Antoni, yang juga Sekretaris PCNU Kota Semarang.

Antoni optimis, tahun depan Newgraha mampu menjadi perusahaan go public. ”Kehadiran kami adalah bagaimana bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berusaha berinteraksi dengan masyarakat sekitar, menjaga lingkungan dan bermitra dengan pihak mana pun,” ujar pria yang sehari-hari juga menjadi pengurus Lembaga Perlindungan Konsumen Jawa Tengah ini.

Nur Muktiadi

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *